Tampilkan postingan dengan label Enicar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Enicar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juni 2011

Jatuh cinta lagi


Siapapun yang mendalami arloji antik, pasti pernah melalui fase jatuh cinta pada Enicar Sherpa Guide. Ada banyak versi tipe ini, masing-masing punya keunikan dan daya tarik. Yang saya tampilkan kali ini adalah Enicar Sherpa Guide model tanpa kaki (no lugs) yang lebih jarang daripada model kaki panjang, selain itu kebetulan yang saya miliki ini adalah model yang full colour: putih, kuning, biru, merah dan orange! Perhatikan, nama-nama negara yang terdapat di bezelnya masih utuh, bahkan yang ditulis dengan tinta kuning pun masih utuh! Entah apa maksudnya, ada negara yang tertulis putih dan ada yang kuning. Menurut saya ini hanya variasi saja sehingga menambah ramai penampilan. Keunikan lain, rantai yang terpasang adalah rantai asli tetapi dengan model yang sangat jarang, yaitu kotak-kotak kubus dengan lubang kubus besar kecil disana-sini! Arloji ini berjalan dengan normal dan akurat, tinggal pakai dan bisa diandalkan.

Sabtu, 02 Mei 2009

Enicar Sherpa (3)




Yang lebih jarang adalah yang Ultrasonic. Entah kenapa disebut begitu. Jarum yang dipakai model tombak. Ada yang size besar dan ada yang agak kecilan. perhatikan rantai yang orisinil motifnya beda sama tipe Sherpa yang biasa.

Enicar Sherpa (2)







Nah gambar yang ditampilkan sekarang yang casing kaki panjang dengan berbagai variasi dial. perhatikan rantai yang digunakan bermotif beras, semua orisinilnya. Gambar pertama ini yang dialnya ada tulisan "33" entah apa maksudnya. Gambar yang kedua ring dalamnya berwarna merah putih, cantik sekali. Gambar yang lain ringnya merah-biru jadi mirip ringnya Rolex GMT.

Jangan anggap remeh Enicar Sherpa (1)







Dipelopori oleh seorang watchmaker bernama Ariste Racine tahun 1914, Enicar punya daya tarik kuat bagi penggemar arloji antik. Yang paling banyak diminati adalah seri Sherpa, karena tim ekspedisi Himalaya pada tahun 1956 sangat mengandalkan Enicar sehingga keluarlah seri Sherpa Time, Sherpa Ultradive, Sherpa Jet, Sherpa Ultrasonik, ada yang chronographnya. Nah, tipe Sherpa ini kalau di market internasional pasarannya cukup kuat, harga bagus. Di dalam negeri pun harga cenderung naik, setahun lalu masih harga 500 sampai 800 ribu kini bisa mencapai 2.5 juta (tergantung kondisi). Enicar Sherpa ada banyak variasi warna. Casingnya ada yang berkaki panjang dan ada yang pendek. Yang kaki pendek lebih jarang dan karenanya lebih diminati (otomatis jadi lebih mahal). Tapi anehnya, mesin satu ama yang lain sering beda, jadi sering sulit mencari kanibal spare partnya jika mengalami kerusakan. Kedua gambar adalah Sherpa model kaki pendek, ring dalam warna putih-biru, perhatikan rantai yang orisinilnya lebih tipis daripada rantai Sherpa yang kaki panjang, dipakainya lebih enak, dan rantai ini tidak bisa digantikan oleh rantai yang untuk kaki panjang. Jadi memang beda. Nah kedua gambar selintas tampak sama padahal kalau dilihat dialnya ada beda sedikit. Dial yang gambar pertama ada kotak-kotak di indexnya, kayak bendera racing (balap mobil) jadi sering juga disebut motif racing. Selain itu, warna jarum detik (jarum sekon) berbeda, yang satu merah satu kuning. Cari Sherpa yang mulus sulit, umumnya tidak mulus.