Tampilkan postingan dengan label omega. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label omega. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 Desember 2017
Jumat, 06 November 2015
Dial yang Tidak Biasa
Dial yang tidak biasa (unusual dial) adalah salah satu "nilai tambah" koleksi koleksi arloji antik. Selain lebih langka juga lebih unik, dan lebih "misterius" sehingga menambah sensasi orgasme ketika menikmati arloji antik. Justru karena itulah kita memembeli arloji antik, bukan? Atau untuk tujuan lain? Buat jual lagi?
Saya ingin menampilkan dua omega dengan dial yang tidak biasa. Yang pertama adalah Seamaseter dial bronze, atau mungkin juga tropical dial dengan aging yang telah menyeluruh. Andaikan itu tropical dial, mengapa tulisan Omega Automatic Seamaster nya masih utuh, tidak terkena proses aging? Apakah karena tulisan itu terbuat dari tinta emas sehingga mampu bertahan, dibandingkan dengan dialnya? kalau warna dial itu merupakan hasil dari proses aging, warna dial aslinya seperti apa ya?
Yang kedua adalah Constellation mesin cal 751 model C shape tetapi dengan dial yang lebih "baru", yaitu tulisan Omega nya di atas angka 6, tulisan Constellation nya di bawah angka 12, dan tidak ada bintang. Dial seperti ini amat sangat jarang terdapat pada model C shape dengan mesin 751. Dugaan sementara, ini adalah generasi yang terakhir dari model C shape mesin 751 karena setelah itu model seperti ini tidak dibuat lagi.
Saya ingin menampilkan dua omega dengan dial yang tidak biasa. Yang pertama adalah Seamaseter dial bronze, atau mungkin juga tropical dial dengan aging yang telah menyeluruh. Andaikan itu tropical dial, mengapa tulisan Omega Automatic Seamaster nya masih utuh, tidak terkena proses aging? Apakah karena tulisan itu terbuat dari tinta emas sehingga mampu bertahan, dibandingkan dengan dialnya? kalau warna dial itu merupakan hasil dari proses aging, warna dial aslinya seperti apa ya?
Yang kedua adalah Constellation mesin cal 751 model C shape tetapi dengan dial yang lebih "baru", yaitu tulisan Omega nya di atas angka 6, tulisan Constellation nya di bawah angka 12, dan tidak ada bintang. Dial seperti ini amat sangat jarang terdapat pada model C shape dengan mesin 751. Dugaan sementara, ini adalah generasi yang terakhir dari model C shape mesin 751 karena setelah itu model seperti ini tidak dibuat lagi.
Minggu, 20 Oktober 2013
Senin, 14 Oktober 2013
Jumat, 20 September 2013
Ada berapa banyak model Omega?
Sepanjang perjalanan saya mempelajari arloji antik, saya akui bahwa Omega adalah salah satu merk yang paling banyak mengeluarkan variasi. Rekan-rekan lain di forum-forum Omega internasional juga mengakui demikian. Positifnya, kita merasa tertantang untuk menemukan model atau variasi yang jarang atau bahkan belum pernah ditemukan (saking langkanya). Tidak jarang pihak Omega sendiri tidak menyimpan dokumentasinya, atau mungkin hilang (misalnya karena keadaan perang di Eropa yang menyebabkan catatan-catatan hilang) atau sengaja tidak mau membuka informasi kepada pemburu Omega. Semua serba mungkin. Bisa saja satu model atau varian hanya dikeluarkan untuk satu negara saja, satu institusi saja, atau bahkan satu importir (agen/distributor) saja.Negatifnya, pemburu kolektor merasa capek dan kewalahan, seolah variasi Omega tidak ada habisnya. Atau, kita bertanya-tanya: apa ada Omega model seperti ini? Jangan-jangan rekayasa? Pertanyaan seperti itu wajar. Seorang pemburu Omega dalam forum internasional pernah menulis bahwa sepertinya Omega ini "mengalami krisis jatidiri karena kebanyakan model". Hal ini berbeda dengan Rolex yang lebih tegas dan cenderung "itu-itu saja". Yang lain berpendapat, "justru disitulah kelebihan Omega". Kita bisa saja ikut-ikutan dalam perdebatan yang tak ada habisnya ini. Buat saya, tidak ada gunanya membanding-bandingkan merk satu dengan lain. Selain soal selera, sebenarnya tiap merk ada daya pikatnya sendiri. Waktu saya memiliki Rolex, saya pikir sudah cukuplah, saya tidak akan melirik merk-merk lain. Ternyata tidak juga tuh. Saya tetap tertarik pada merk-merk yang dianggap sebagai "low-end" seperti Titoni, Titus, Mido dsb. Rolex dengan segala kelebihannya tidak dapat membunuh daya tarik arloji lain di mata saya. Saya tidak tertarik pada fanatisme merk. Saya kenal beberapa orang kolektor arloji yang secara finansial sangat mampu tetapi kok mereka malah mencari arloji yang "aneh-aneh" dan tidak mahal. Pernah saya tanya, jawabnya "ah bosan sama Rolex dan sejenisnya" ada juga yang menjawab "ah, ga enak karena Rolex banyak yang nyamain.
Kita kembali ke model Omega, kali ini saya tampilkan salah satu variasi Omega, yaitu Omega De Ville dress watch gold platted dengan model kaki (lugs) art deco ! Art deco banget! Saya tidak tahu apakah istilah "art deco" ini tepat? Mungkin ada rekan yang mengusulkan sebutan lain?
Setelah ada sebutan-sebutan untuk berbagai variasi lugs seperti kaki macan, kaki anjing, kaki kura, kaki kebo, enaknya yang ini disebut kaki apa? SMS usulan anda ke 08 56789 89 22
Kita kembali ke model Omega, kali ini saya tampilkan salah satu variasi Omega, yaitu Omega De Ville dress watch gold platted dengan model kaki (lugs) art deco ! Art deco banget! Saya tidak tahu apakah istilah "art deco" ini tepat? Mungkin ada rekan yang mengusulkan sebutan lain?
Setelah ada sebutan-sebutan untuk berbagai variasi lugs seperti kaki macan, kaki anjing, kaki kura, kaki kebo, enaknya yang ini disebut kaki apa? SMS usulan anda ke 08 56789 89 22
Jumat, 23 Agustus 2013
Minggu, 24 Februari 2013
Contoh mesin Omega tua
Mesin (movement) Omega pertengahan tahun 1900an, manual winding, perhatikan tulisan Omega masih menggunakan fond lama, kaki huruf "M"nya panjang.
Rabu, 16 Januari 2013
You Know My Name?
Bagi penggemar The Beatles tentu tahu salah satu hitnya "You Know My Name".
Omega Constellation cal 505 gold capped top cross hair pie pan dial, yang saya salut adalah semua partnya masih asli termasuk kenop dan kaca mika. Jam ini tidak perlu dikomentari lagi, karena seolah-olah sedang bernyanyi "You Know My Name", pam pam pam pam...
Omega Constellation cal 505 gold capped top cross hair pie pan dial, yang saya salut adalah semua partnya masih asli termasuk kenop dan kaca mika. Jam ini tidak perlu dikomentari lagi, karena seolah-olah sedang bernyanyi "You Know My Name", pam pam pam pam...
Rabu, 09 Januari 2013
Sabtu, 08 Desember 2012
Sabtu, 09 Juni 2012
Yang bikin heboh?
Di dunia maya heboh soal arloji milik mendiang Elvis Presley yang dilelang, yaitu Omega Constellation Calendar cal 504. Yang saya tampilkan ini versi stainless steel. Dari sisi kelangkaan (rarity) memang tergolong langka karena konon hanya dibuat beberapa ribu dalam waktu singkat saja sebelum digantikan oleh Constellation (tanpa tulisan "Calendar"). Selangka-langkanya Rolex sport (Submariner, GMT, Seadweller, Daytona), masih lebih jarang Omega Constellation Calendar. Saya tampilkan bersama saudaranya yaitu Seamaster Calendar dan Geneve Calendar.
Minggu, 03 Juni 2012
Omega Seamaster Calendar
Ini salah satu koleksi lama saya yang tetap saya pertahankan karena kondisi istimewa, power reserve dan akurasi bagus sekali. Seamaster Calendar, cal 503, cross hair dial, komplit rantai. Yang membuat dia semakin istimewa adalah kacanya orisinil dengan bentuk pembesar (magnifier) ke dalam. Kaca semacam ini termasuk langka.
Omega Geneve Calendar
Ada permintaan untuk menampilkan Omega Geneve Calendar. Ini foto yang lebih jelas. Cross hair and convex dial
Kamis, 24 Mei 2012
Melihat koleksi lama (2)
Tahun 2005, saya sengaja "kabur" dari sebuah konferensi internasional di Singapur dan meluncur ke Heirloom Gallery untuk beli ini: Omega militer dari Perang Dunia II (produksi 1938, dipakai pasukan sekutu), asli dengan ordinance number dsb. Sampai sekarang masih saya simpan.
Melihat koleksi lama
Ketika saya lihat-lihat kembali koleksi saya ternyata tidak satu pun yang berasal dari periode awal ketika saya memulai mengoleksi arloji. Yang masih ada saat ini adalah dari periode kedua (dari periode pertama ke kedua saya sempat vakum), yaitu kira-kira tahun 2003-2004. Waktu itu saya masih rajin mondar-mandir di Jalan Batu Tulis (Pecenongan). Kios Mas Relli masih sempit, tidak seperti sekarang. Waktu itu saya menemukan ini: Omega Geneve Calendar. Sampai sekarang masih saya simpan dan tidak pernah lepas ke tangan orang (tidak pernah dijual). Sejak itu sampai sekarang saya belum pernah menemukan lagi Omega seperti ini. Yang paling sering saya temui adalah Seamaster Calendar. Kalau Constellation Calendar sudah tiga atau empat biji saya miliki. Tapi Geneve Calendar cuma satu ini, dan belum pernah menemukan orang yang punya sama seperti ini.
Sabtu, 08 Oktober 2011
Sekali lagi, Omega antik
Benar kata seorang teman (kolektor senior), bahwa makin lama makin sulit mencari Omega antik, apalagi dalam kondisi orisinil semua, jalan akurat dan power reserve panjang. Yang saya tampilkan ini benar-benar membuat saya terpana, Omega Seamaster generasi awal, akhir tahun 1940, mesin cal 351 bumper (degdog), bodi gold capped top, size jumbo (36mm), tutup belakang drat (bukan congkel), dan lihatlah angka arabic 12 nya antik sekali. Tidak bisa disamai oleh arloji baru! Ada banyak pendatang baru dalam dunia arloji antik, tetapi 99 persen hanya spekulan saja atau bahkan oportunis, tidak ada kecintaan sama sekali, hanya ikut-ikutan saja, sambil berpikir ah siapa tahu dapat harga murah. Para pendatang baru ini jarang yang sampai pada tahap merenungi arloji antik.
Sabtu, 10 September 2011
Bersatulah Para Pemilik Omega Memomatic !

Omega memomatic adalah salah satu karya agung Omega di awal tahun 1970. Saat itu merupakan kemajuan teknologi arloji alarm mekanik dengan kemampuan menyetel hingga ke menit yang kita inginkan (misalnya kita ingin menyetel alarm untuk bangun pagi jam 6 lebih 3 menit). Memomatic merupakan salah satu Omega yang paling diburu para kolektor. Selain teknologinya yang maju, ukurannya pun masif (big size). Power untuk mengisi per alarm juga otomatik, sehingga selama kita pakai arloji itu selama itu pula per alarm akan terus terisi. Ada banyak variasi Memomatic. Yang paling banyak dijumpai adalah yang colourful tanpa tulisan "Seamaster". Yang lebih jarang adalah yang tipe "Seamaster" dengan penampilan hitam-putih seperti dalam foto ini. Apapun modelnya, keberadaan Memomatic termasuk sulit dijumpai, apalagi dengan rantai asli bawaannya. Saya berharap para pemilik Memomatic dapat bersatu membentuk asosiasi, jadi asosiasi yang lebih spesifik. Setahu saya jumlah rekan yang memiliki Memomatic baru ada dua. Saya yakin masih ada beberapa lagi pemilik Memomatic. Di market internasional, Memomatic termasuk arloji collectible dengan kecenderungan harga yang terus naik.
Sabtu, 03 September 2011
Yang Dipakai Waktu Lebaran


Akhirnya, yang dipilih adalah sepasang Omega Seamaster Calendar caliber 503, yang satu cross hair dial (warna dasar putih kapur) dan satunya convex dial (warna putih patina sudah aging merata sehingga cenderung cream). Dua-duanya masih ori bahkan sampai ke kaca mikanya, dan power reserve serta ketepatan masih amat sangat baik. Saya yakin di masa mendatang akan semakin sulit mendapatkan Omega seperti ini, karena secara umum sebenarnya ketersediaan arloji antik makin hari semakin berkurang jumlahnya. Dibandingkan dengan keadaan 5 tahun lalu, keadaan sekarang jauh lebih sulit untuk mendapatkan arloji antik yang bagus-bagus.
Sabtu, 09 Juli 2011
Omega Constellation Selalu Menawan
Rabu, 06 Juli 2011
Omega Constellation cal 1021


Omega Constellation cal 1021 dengan fungsi penunjuk hari dan tanggal, kaca kristal, model C Shape, ukuran 36, semua ori, rantai bisa digunakan untuk model C Shape lainnya, tahun 1970an, mesin otomatik, jalan bagus dan akurat, dial warna abu-abu muda, kondisi mulus sekali. Sumber informasi internasional mengatakan Constellation tipe ini semakin naik pamor dan semakin collectible karena Omega dengan mesin caliber tiga digit makin susah dijumpai.
Langganan:
Postingan (Atom)







