Benar kata seorang teman (kolektor senior), bahwa makin lama makin sulit mencari Omega antik, apalagi dalam kondisi orisinil semua, jalan akurat dan power reserve panjang. Yang saya tampilkan ini benar-benar membuat saya terpana, Omega Seamaster generasi awal, akhir tahun 1940, mesin cal 351 bumper (degdog), bodi gold capped top, size jumbo (36mm), tutup belakang drat (bukan congkel), dan lihatlah angka arabic 12 nya antik sekali. Tidak bisa disamai oleh arloji baru! Ada banyak pendatang baru dalam dunia arloji antik, tetapi 99 persen hanya spekulan saja atau bahkan oportunis, tidak ada kecintaan sama sekali, hanya ikut-ikutan saja, sambil berpikir ah siapa tahu dapat harga murah. Para pendatang baru ini jarang yang sampai pada tahap merenungi arloji antik.
Sabtu, 08 Oktober 2011
Sekali lagi, Omega antik
Benar kata seorang teman (kolektor senior), bahwa makin lama makin sulit mencari Omega antik, apalagi dalam kondisi orisinil semua, jalan akurat dan power reserve panjang. Yang saya tampilkan ini benar-benar membuat saya terpana, Omega Seamaster generasi awal, akhir tahun 1940, mesin cal 351 bumper (degdog), bodi gold capped top, size jumbo (36mm), tutup belakang drat (bukan congkel), dan lihatlah angka arabic 12 nya antik sekali. Tidak bisa disamai oleh arloji baru! Ada banyak pendatang baru dalam dunia arloji antik, tetapi 99 persen hanya spekulan saja atau bahkan oportunis, tidak ada kecintaan sama sekali, hanya ikut-ikutan saja, sambil berpikir ah siapa tahu dapat harga murah. Para pendatang baru ini jarang yang sampai pada tahap merenungi arloji antik.
Rabu, 28 September 2011
Mondia Submariner

Cari Rolex Submariner masih agak gampang asal ada duitnya. Tapi cari Mondia begini walau ada duitnya mau cari kemana. Sangat unik, angka arabic 3-6-9, jarum besar dan jarum detik ada pentol kotak di ujungnya. Yang lebih uniknya lagi, mesinnya putar (manual)!. Size jumbo (37 mm tanpa crown), index dan jarum patina, ring bisa diputar, mungkin tahun 1950an
Minggu, 25 September 2011
Mido seperti ini gak ada matinya!

Akan selalu disukai oleh penggemar arloji antik. Mido Multifort Powerwind. Pada umumnya Mido mesin bumper (degdog) dengan ring gold seperti ini berukuran boy-size, tetapi yang ini ukuran lebih besar sekitar 33mm. Tidak kecil seperti boysize tetapi juga tidak besar seperti full men size (35-36mm). Dulu mudah sekali menemukan yang seperti ini, sekarang amat langka. Kalau mesin automatic full rotor (bukan bumper) agak lebih mudah dijumpai dibanding yang bumper. Ring terbuat dari emas merah (rose gold) menambah keindahan dan keantikan arloji ini.
Jumat, 23 September 2011
Selasa, 20 September 2011
Dijual: Ingersoll GMT Limited Edition (Terjual)
Dijual: Rolex 1601 Datejust Grey Dial (Terjual)
Jumat, 16 September 2011
Dimanakah letak keindahan itu?


Bagi sebagian orang keindahan arloji terletak pada merknya, sebagian lagi terletak pada harganya. Kayaknya gimanaaa gitu kalau memakai arloji merk "R", atau merk yang di atas "R". Tetapi bagi saya keindahan arloji bersifat relatif. Salah satu yang kerap dipandang sebelah mata tetapi menyimpan keindahan adalah Longines Conquest Calendar, karya agung Longines di awal tahun 1950an, dengan tutup belakang pakai logo emas bergambar ikan melompat. Perhatikan Longines ini, warna hitam sudah pudar merata menjadi coklat tropical (tropical dial), angka arabic 3-6-9-12 menambah manis penampilan arloji ini. Perhatikan pula gagang pintu ruang tamu di rumah saya, sengaja dipasang yang sudah aus, tidak mulus, sehingga menampilkan kesan tua tetapi antik. Keindahan arloji antik tidak dapat disaingi oleh arloji baru (vintage vs modern watches), karena usia tidak bisa dibohongi, keindahan tampil karena proses menjalani waktu. Ini yang tidak terdapat pada arloji baru.
Langganan:
Postingan (Atom)




