Seiko Tokaizara dengan bracelet, kondisi mulus, jalan bagus normal akurat, chronograph normal. Berhadiah tali kulit Pharos warna hitam dengan pinggiran kuning, cocok jika dipasangkan ke arloji ini sebagai variasi jika ingin bergantian memakai tali rantai dan tali kulit. Jual bosan. Yang berminat SMS atau WA 08111757626, foto foto lain bisa dikirim menyusul. SOLD
Sabtu, 27 Februari 2016
Rabu, 30 Desember 2015
For Sale Omega Constellation Hidden Crown cal 561 Pie Pan Dial SOLD
Omega yang sangat cantik, Constellation pie pan dial, white satin, gold hand and index, size standard 35mm, mesin otomatic chronometer cal 561, model hidden crown (kenop tersembunyi untuk melindungi kenop dari benturan), tampak size lebih besar karena efek pie pan dan hidden crown, mulus, komplit dengan rantai, dipasang tali kulit pun tetap cocok, sekitar tahun 1966. Semua ori kecuali tali kulit generik (tali kulit akan disertakan sebagai bonus). Sale akhir tahun. SMS 08111757626
Kamis, 24 Desember 2015
For Sale Breitling Colt Chronometre SOLD
Bretling tipe Colt mesin chronometre automatic, size 40mm (tidak termasuk crown), black dial, sangat cantik, finishing halus, kaca bersih banget sampai-sampai hampir-hampir tidak terlihat kacanya, di belakang ada kode A 17380, SOLD SMS ke 08111757626
Sabtu, 19 Desember 2015
Sentuhan yang Membuat Perbedaan
Kali ini saya akan membahas sedikit tentang Rolex Date. Rolex model ini sering disebut sebagai "adik" Rolex Datejust, karena sebenarnya tidak ada beda antara kedua model tersebut kecuali pada ukurannya (size) dimana Rolex Date lebih kecil sedikit daripada Rolex Datejust. Dalam dunia vintage, Rolex Date dikenal dengan kode 1500 jika masih menggunakan mesin dengan system non quickset date (perpindahan kalendar masih secara manual/belum trelek). Nah, Rolex juga mengeluarkan varian dengan kode 1501, yaitu 1500 dengan menggunakan bezel bergerigi (fluted) tetapi tidak bergerigi rapat seperti biasa ditemukan pada model Datejust. Gerigi yang "bersahaja" pada 1501 justru membawa dampak luar biasa, jika dilihat seolah-olah sizenya lebih besar, padahal itu karena efek dari bezelnya yang diberi sentuhan sederhana. Sentuhan membawa perbedaan!!
Nanti dulu, sekarang kita lihat pada tipe yang sama tetapi dengan bezel polos (gundul) pada foto satunya. Sentuhan apa yang membuat tampilannya lebih besar? Jawabnya, perhatikan index batangnya yang menggunakan model double onyx! Sentuhan sederhana tetapi membawa dampak luar biasa.
Nanti dulu, sekarang kita lihat pada tipe yang sama tetapi dengan bezel polos (gundul) pada foto satunya. Sentuhan apa yang membuat tampilannya lebih besar? Jawabnya, perhatikan index batangnya yang menggunakan model double onyx! Sentuhan sederhana tetapi membawa dampak luar biasa.
Sabtu, 21 November 2015
Sekali Lagi: Omega Constellations !
Dalam film Tomorrowland keluaran Disney, aktor George Clooney memakai Omega Constellations vintage tahun 1958. Saya sudah menonton filmnya, tetapi saya tidak memperhatikan benar dalam adegan yang mana George Clooney tampak mengenakan arloji itu. Bagi penggemar dan kolektor arloji vintage, memiliki Omega Constellation adalah suatu keharusan, karena Constellations dipandang sebagai salah satu item yang paling terkemuka. Soal sejarah Constellation ini tidak perlu saya ulang ulang disini.
Saya baru membaca artikel yang ditulis oleh Elizabeth Doerr, dia sendiri adalah penulis buku Bridging Art and Mechanics, the Unabridged Story of the Corum Golden Bridge. Buku tsb baru diterbitkan 2015, berisi sejarah arloji Corum. Yang menarik, berdasarkan riset dia, penemu Omega Seamaster dan Constellations adalah Rene Bannwart, co-founder Corum, yang pada tahun 1940 dalam situasi perang berpindah dari Geneva ke Bienne dan bekerja pada Omega. Pada saat itu Omega adalah salah satu dari sedikit produsen arloji yang masih bertahan berproduksi di tengah suasana perang. Salah satu tugas Rene adalah berbicara dengan para pelanggan dari seluruh dunia untuk menampung keinginan mereka tentang model-model yang paling sesuai dengan pelanggan. Segera setelah perang selesai, industri arloji kembali bergeliat. Untuk memperingati 100 tahun Omega (1848-1948) Omega mengeluarkan model Centenary, yang kemudian diikuti oleh Seamaster (1948) dan Constellations (1952). Ada satu catatan menarik dalam riset tersebut. Ternyata pada masa itu, arloji-arloji tidak diproduksi dengan cara persis seperti diproduksi sekarang. Pada masa itu, para pemasok casing dan dial lebih independen. Mereka memang memasok casing dan dial untuk pabrik Omega sesuai pesanan, tetapi mereka juga lebih bebas merancang dial dan casing sendiri. Jadi bisa dibayangkan ada berapa ribu variasi dial atau bahkan casing Omega pada saat itu, jika beberapa pemasok secara kreatif merancang, membuat dan mengedarkan dial atau casing sendiri, sementara mereka tinggal comot mesinnya saja dari pabrik Omega. Jangan-jangan pihak pabrik Omega sendiri tidak tahu (dan karenanya tidak mengakui) jika di pasaran ada model-model atau variasi-variasi yang berbeda dari design pabrik. Ini berbeda dengan sistem produksi sekarang, dimana design di-sentralisasi. Selain itu, demi menggenjot produksi pasca-perang, produsen arloji harus sebisa mungkin memenuhi selera konsumen yang beraneka ragam. Jadi, bisa saja ada beberapa model atau variasi tertentu yang memang dibuat demi memenuhi keinginan sekelompok pelanggan (konsumen). Nah, bagi mereka yang suka komentar "wah ini palsu ni, ga ada model begini.." mungkin perlu membaca sejarah arloji secara lebih mendalam.
Artikel saya ini tidak dilengkapi dengan foto. Nanti kalo saya tampilkan, dibilang palsuuuu.
Saya baru membaca artikel yang ditulis oleh Elizabeth Doerr, dia sendiri adalah penulis buku Bridging Art and Mechanics, the Unabridged Story of the Corum Golden Bridge. Buku tsb baru diterbitkan 2015, berisi sejarah arloji Corum. Yang menarik, berdasarkan riset dia, penemu Omega Seamaster dan Constellations adalah Rene Bannwart, co-founder Corum, yang pada tahun 1940 dalam situasi perang berpindah dari Geneva ke Bienne dan bekerja pada Omega. Pada saat itu Omega adalah salah satu dari sedikit produsen arloji yang masih bertahan berproduksi di tengah suasana perang. Salah satu tugas Rene adalah berbicara dengan para pelanggan dari seluruh dunia untuk menampung keinginan mereka tentang model-model yang paling sesuai dengan pelanggan. Segera setelah perang selesai, industri arloji kembali bergeliat. Untuk memperingati 100 tahun Omega (1848-1948) Omega mengeluarkan model Centenary, yang kemudian diikuti oleh Seamaster (1948) dan Constellations (1952). Ada satu catatan menarik dalam riset tersebut. Ternyata pada masa itu, arloji-arloji tidak diproduksi dengan cara persis seperti diproduksi sekarang. Pada masa itu, para pemasok casing dan dial lebih independen. Mereka memang memasok casing dan dial untuk pabrik Omega sesuai pesanan, tetapi mereka juga lebih bebas merancang dial dan casing sendiri. Jadi bisa dibayangkan ada berapa ribu variasi dial atau bahkan casing Omega pada saat itu, jika beberapa pemasok secara kreatif merancang, membuat dan mengedarkan dial atau casing sendiri, sementara mereka tinggal comot mesinnya saja dari pabrik Omega. Jangan-jangan pihak pabrik Omega sendiri tidak tahu (dan karenanya tidak mengakui) jika di pasaran ada model-model atau variasi-variasi yang berbeda dari design pabrik. Ini berbeda dengan sistem produksi sekarang, dimana design di-sentralisasi. Selain itu, demi menggenjot produksi pasca-perang, produsen arloji harus sebisa mungkin memenuhi selera konsumen yang beraneka ragam. Jadi, bisa saja ada beberapa model atau variasi tertentu yang memang dibuat demi memenuhi keinginan sekelompok pelanggan (konsumen). Nah, bagi mereka yang suka komentar "wah ini palsu ni, ga ada model begini.." mungkin perlu membaca sejarah arloji secara lebih mendalam.
Artikel saya ini tidak dilengkapi dengan foto. Nanti kalo saya tampilkan, dibilang palsuuuu.
Jumat, 20 November 2015
For Sale Rantai Rolex Untuk GMT SOLD
For sale rantai Rolex untuk GMT 1675 atau 16750, tebal, masih kencang, mulus, all original, silakan SMS 08111757626
Jumat, 13 November 2015
Titus Asian Games 1962 SOLD
Arloji bersejarah. Titus Asian Games 1962 Souvenir Edition, dial warna hitam, harga SOLD SMS 08111757626
Langganan:
Postingan (Atom)







