Sabtu, 19 Desember 2015

Sentuhan yang Membuat Perbedaan

Kali ini saya akan membahas sedikit tentang Rolex Date. Rolex model ini sering disebut sebagai "adik" Rolex Datejust, karena sebenarnya tidak ada beda antara kedua model tersebut kecuali pada ukurannya (size) dimana Rolex Date lebih kecil sedikit daripada Rolex Datejust. Dalam dunia vintage, Rolex Date dikenal dengan kode 1500 jika masih menggunakan mesin dengan system non quickset date (perpindahan kalendar masih secara manual/belum trelek). Nah, Rolex juga mengeluarkan varian dengan kode 1501, yaitu 1500 dengan menggunakan bezel bergerigi (fluted) tetapi tidak bergerigi rapat seperti biasa ditemukan pada model Datejust. Gerigi yang "bersahaja" pada 1501 justru membawa dampak luar biasa, jika dilihat seolah-olah sizenya lebih besar, padahal itu karena efek dari bezelnya yang diberi sentuhan sederhana. Sentuhan membawa perbedaan!!

Nanti dulu, sekarang kita lihat pada tipe yang sama tetapi dengan bezel polos (gundul) pada foto satunya.  Sentuhan apa yang membuat tampilannya lebih besar? Jawabnya, perhatikan index batangnya yang menggunakan model double onyx! Sentuhan sederhana tetapi membawa dampak luar biasa.


Sabtu, 21 November 2015

Sekali Lagi: Omega Constellations !

Dalam film Tomorrowland keluaran Disney, aktor George Clooney  memakai Omega Constellations vintage tahun 1958. Saya sudah menonton filmnya, tetapi saya tidak memperhatikan benar dalam adegan yang mana George Clooney tampak mengenakan arloji itu. Bagi penggemar dan kolektor arloji vintage, memiliki Omega Constellation adalah suatu keharusan, karena Constellations dipandang sebagai salah satu item yang paling terkemuka. Soal sejarah Constellation ini tidak perlu saya ulang ulang disini.
Saya baru membaca artikel yang ditulis oleh Elizabeth Doerr, dia sendiri adalah penulis buku Bridging Art and Mechanics, the Unabridged Story of the Corum Golden Bridge. Buku tsb baru diterbitkan 2015, berisi sejarah arloji Corum. Yang menarik, berdasarkan riset dia, penemu Omega Seamaster dan Constellations adalah Rene Bannwart, co-founder Corum, yang pada tahun 1940 dalam situasi perang berpindah dari Geneva ke Bienne dan bekerja pada Omega. Pada saat itu Omega adalah salah satu dari sedikit produsen arloji yang masih bertahan berproduksi di tengah suasana perang. Salah satu tugas Rene adalah berbicara dengan para pelanggan dari seluruh dunia untuk menampung keinginan mereka tentang model-model yang paling sesuai dengan pelanggan. Segera setelah perang selesai, industri arloji kembali bergeliat. Untuk memperingati 100 tahun Omega (1848-1948) Omega mengeluarkan model Centenary, yang kemudian diikuti oleh Seamaster (1948) dan Constellations (1952). Ada satu catatan menarik dalam riset tersebut. Ternyata pada masa itu, arloji-arloji tidak diproduksi dengan cara persis seperti diproduksi sekarang. Pada masa itu, para pemasok casing dan dial lebih independen. Mereka memang memasok casing dan dial untuk pabrik Omega sesuai pesanan, tetapi mereka juga lebih bebas merancang dial dan casing sendiri. Jadi bisa dibayangkan ada berapa ribu variasi dial atau bahkan casing Omega pada saat itu, jika beberapa pemasok secara kreatif merancang, membuat dan mengedarkan dial atau casing sendiri, sementara mereka tinggal comot mesinnya saja dari pabrik Omega. Jangan-jangan pihak pabrik Omega sendiri tidak tahu (dan karenanya tidak mengakui) jika di pasaran ada model-model atau variasi-variasi yang berbeda dari design pabrik. Ini berbeda dengan sistem produksi sekarang, dimana design di-sentralisasi. Selain itu, demi menggenjot produksi pasca-perang, produsen arloji harus sebisa mungkin memenuhi selera konsumen yang beraneka ragam. Jadi, bisa saja ada beberapa model atau variasi tertentu yang memang dibuat demi memenuhi keinginan sekelompok pelanggan (konsumen). Nah, bagi mereka yang suka komentar "wah ini palsu ni, ga ada model begini.." mungkin perlu membaca sejarah arloji secara lebih mendalam.  

Artikel saya ini tidak dilengkapi dengan foto. Nanti kalo saya tampilkan, dibilang palsuuuu.

Jumat, 20 November 2015

For Sale Rantai Rolex Untuk GMT SOLD

For sale rantai Rolex untuk GMT 1675 atau 16750, tebal, masih kencang, mulus, all original, silakan SMS 08111757626




Jumat, 13 November 2015

Titus Asian Games 1962 SOLD

Arloji bersejarah. Titus Asian Games 1962 Souvenir Edition, dial warna hitam, harga SOLD SMS 08111757626


Keunikan Dial Omega SOLD

Bagus untuk penyamaran, sebab dial dengan corak batu pualam lantai sama.
For sale SMS 08111757626

Jumat, 06 November 2015

Dial yang Tidak Biasa

Dial yang tidak biasa (unusual dial) adalah salah satu "nilai tambah" koleksi koleksi arloji antik. Selain lebih langka juga lebih unik, dan lebih "misterius" sehingga menambah sensasi orgasme ketika menikmati arloji antik. Justru karena itulah kita memembeli arloji antik, bukan? Atau untuk tujuan lain? Buat jual lagi?

Saya ingin menampilkan dua omega dengan dial yang tidak biasa. Yang pertama adalah Seamaseter dial bronze, atau mungkin juga tropical dial dengan aging yang telah menyeluruh. Andaikan itu tropical dial, mengapa tulisan Omega Automatic Seamaster nya masih utuh, tidak terkena proses aging? Apakah karena tulisan itu terbuat dari tinta emas sehingga mampu bertahan, dibandingkan dengan dialnya? kalau warna dial itu merupakan hasil dari proses aging, warna dial aslinya seperti apa ya?

Yang kedua adalah Constellation mesin cal 751 model C shape tetapi dengan dial yang lebih "baru", yaitu tulisan Omega nya di atas angka 6, tulisan Constellation nya di bawah angka 12, dan tidak ada bintang. Dial seperti ini amat sangat jarang terdapat pada model C shape dengan mesin 751. Dugaan sementara, ini adalah generasi yang terakhir dari model C shape mesin 751 karena setelah itu model seperti ini tidak dibuat lagi.



Jumat, 30 Oktober 2015

Omega Geneve Dynamic Mysterious Dial SOLD

Seorang kolektor Omega berkata dengan nada bercanda: "ngikutin Omega ga ada habisnya ya?" Memang benar perkataan dia. Entah ada berapa model Omega dan ada berapa variasi dari setiap modelnya. Saya baca literatur, variasi ditentukan oleh banyak faktor. Kalau dibeberkan disini  akan panjang sekali. Dari mulai faktor marketing berdasarkan geografis (misalnya Omega khusus untuk penjualan di Amerika Utara, Asia Tenggara, Jepang, dsb) sampai variasi dengan pesanan khusus (pemerintah, lembaga, perusahaan, dealer). Dulu dulu jika saya menemukan Omega yang tidak biasa (baik model maupun variasinya) langsung saya anggap palsu atau rekayasa. Kolektor yang lebih mengerti daripada saya (terutama kolektor dari luar negeri) dengan suka cita bersedia menampungnya. Salah satu hal yang paling banyak variasinya adalah "dial". Coba perhatikan Omega Geneve Dynamic ini. Dialnya misterius, aneh dan tidak biasa. Seperti bercak-bercak batu pualam atau tanah coklat. Jika diperhatikan baik-baik, minute marker, hands, index dan tulisan Omega tampak utuh, tidak rusak atau putus putus. Kalau memang dial rusak pasti mudah terlihat dari hal-hal lainnya yang terdapat di dialnya. Dugaan sementara, dial ini dibuat untuk militer, dengan tujuan supaya tampil samar dan sama dengan seragamnya. Mungkin saja Omega pernah mengeluarkan variasinya ini meski tidak banyak jumlahnya. Jika kita lihat rantainya pun lain dari yang lain. Biasanya model seperti rantai NASA, tapi yang ini model "bar". Kita lihat nomor seri pada claps nya sudah benar (nomor seri untuk rantai Dynamic). Jadi sejauh ini saya belum menemukan indikasi yang mengarah pada kesimpulan bahwa Dynamic ini rekayasa. Movement yang digunakan adalah otomatic cal 1021 dengan indikator hari tanggal. Cara menyetel tanggal dengan quick set, menyetel hari dapat secara quick set dengan menggeser jarum menit secara berlawanan (mundur). Akurasi dan power reserve bagus sekali. Rantai utuh panjang. Omega unik ini akan saya lepas di harga wajar: Rp  Silakan SMS/WA 08111757626. Foto-foto lebih detail akan diambil apabila diperlukan.