Beberapa tahun yang lalu saya mendapatkan jam merk Olma yang unik. Saat itu saya tidak tahu ini jam apa, apakah jam kantong (pocket watch) atau apa? Karena kesibukan, jam itu tergeletak saja di laci. Sekali kali saya putar. Akurasi masih sangat baik. Akhir-akhir ini saya perhatikan lagi. Jam ini dibungkus dengan casing stainless steel. Membukanya harus dengan cara menekan tombol di samping. Karena penasaran saya cari informasi mengenai jam seperti ini. Ternyata ini adalah jam meja. Cara membukanya sederhana sekali. Tinggal diangkat saja, dan diletakkan di atas meja. Bentuknya jadi lucu. Apalagi ukurannya mungil untuk ukuran jam meja, hanya 4.5 x 3 cm. Mesin putar, kenopnya gede (sengaja supaya mudah memutarnya). Saya foto saya sandingkan dengan jam digital di latar belakang. Akurasi sangat baik. Olma adalah merk yang kurang terkenal. Didirikan oleh Paul Jeannin Bourquin tahun 1836 tetapi belum menggunakan merk Olma. Olma baru digunakan pada tahun 1926. Kalo dilihat dari modelnya, tampaknya jam saya ini dikeluarkan pada akhir 1920an atau awal 1930an. Berarti usianya sudah sekitar 80an tahun.
Jumat, 18 September 2015
Minggu, 16 Agustus 2015
Semakin Lama Semakin Asyik
Sebelum mulai menggemari arloji (jam tangan/wristwatch), saya menggemari jam dinding, jam lemari dan jam meja. Berikut ini saya tampilkan yang masih tersisa dari koleksi jam dinding saya. Saya katakan "tersisa" karena jumlahnya awalnya mencapai 10 tetapi sudah saya jual-jual karena menyita tempat dan kewalahan merawatnya. Yang masih saya pertahankan adalah yang istimewa istimewa. Yang pertama merknya Junghans, tiga lobang (perempatan) tiap 15 menit bunyi, Yang istimewa adalah bunyinya memiliki gema yang panjang, lembut, merdu dan indah. Selain itu, ukiran pada box nya sungguh unik, ada butir butir tasbih di kedua sisinya. Konon ukiran seperti ini cukup langka. Koleksi kedua hanya dua lobang (tengahan) bunyi setiap 30 menit tetapi bunyinya sangat istimewa, sangat mirip dengan bunyi lonceng shaolin dong dong dong begitu. Sebagai pengagum shaolin tentu saja mendengar dentang lonceng shaolin di tengah rumah membawa efek lain dalam jiwa saya. Koleksi ketiga buatan Gustav Becker, tengahan tetapi double gong. Silakan google saja siapa Gustav Becker dan betapa kolektiblenya. Dan yang keempat adalah Seiko day date 30 days bunyi tiap 30 menit. Seiko ini ditaruh di ruang makan (dining room) sehingga anak-anak bisa melihatnya pada saat makan pagi dan makan malam. Selama belasan tahun jam-jam dinding itu terus hidup, terus bunyi dan terus menemani.Semakin lama malah semakin asyik, bukan semakin bosan.
Jumat, 14 Agustus 2015
For Sale: Sandoz Alarm (bell) Layak Dikoleksi SOLD
Barangkali di antara pembaca ada yang mengira Henri Sandoz masih bersaudara dengan Heri Senen, keliru. Henri Sandoz adalah salah satu tokoh terkemuka dalam sejarah industri dan seni jam Swiss. Namun, tidak banyak informasi tentang dirinya yang dapat digali dari sumber-sumber terbuka. Buku tebal berjudul "Wristwatches" karya Gisbert L Brunner dan Christian Pfeiffer-Belli (terbitan Konemann tahun 1999) yang sering saya jadikan referensi tidak memuat artikel mengenai Henri Sandoz. Hendri Sandoz sudah mulai memperkenalkan merk "Sandoz" sejak tahun 1870. Dia mampu mempekrjakan 1000 karyawan dengan kapasitas produksi sampai 2500 unit per hari. Bahkan pada tahun 1938 dia mampu membuat sampai 4000 unit per hari. Pada tahun 1892 Henri Sandoz sempat bekerjasama dengan pasangan bersaudara Joseph dan Theodore Schwob untuk mengembangkan merk "Cyma" yang sudah lahir 30 tahun sebelumnya. Entah bagaimana kelanjutan dari kerjasama tersebut. Yang jelas, Cyma juga berkembang menjadi merk jam yang terkenal. Tampaknya Sandoz termasuk salah satu merk yang tergusur akibat revolusi jam elektornik (baterai/quartz) sehingga pada tahun 1971 Sandoz dijual ke empat perusahaan berbeda: Swiss, Hongkong, Singapur dan Spanyol. Jadi sekarang ada Sandoz Swiss, Sandoz Hingkong Sandoz Singapore dan Sandoz Spanish.
Dengan demikian dapatlah kita katakan bahwa Sandoz keluaran sebelum 1971 termasuk layak dikoleksi karena mewakili kejayaan Sandoz.
Sandoz yang saya tawarkan ini adalah Sandoz alarm (bell) termasuk kolektibel, keluaran tahun 1960-an, casing gold plated utuh, dial warna putih satin, mesin putar (manual), ada dua tombol (crown) yang satu untuk memutar per movement dan satu lagi untuk memutar per alarm nya dan memutar jarum penunjuk waktu bell berbunya dimana di ujung jarum tersebut berwarna merah. Size ukuran jumbo sekitar 36-37 belum termasuk crown. Bunyi alarm kencang, tulisan di belakang masih utuh terbaca jelas. Akurasi dan power reserve bagus, strap kulit imitasi generik. Harga wajar silakan SMS 08111757626 Perlu saya sampaikan bahwa semakin hari tipe arloji alarm semakin kolektibel dan dicari kolektor. Jam-jam baru pun saat ini mulai kembali lagi menggunakan model alarm manual seperti ini karena memiliki nilai seni yang tinggi. Harganya pun lebih tinggi jika suatu arloji memliliki fungsi alarm manual ini.
Dengan demikian dapatlah kita katakan bahwa Sandoz keluaran sebelum 1971 termasuk layak dikoleksi karena mewakili kejayaan Sandoz.
Sandoz yang saya tawarkan ini adalah Sandoz alarm (bell) termasuk kolektibel, keluaran tahun 1960-an, casing gold plated utuh, dial warna putih satin, mesin putar (manual), ada dua tombol (crown) yang satu untuk memutar per movement dan satu lagi untuk memutar per alarm nya dan memutar jarum penunjuk waktu bell berbunya dimana di ujung jarum tersebut berwarna merah. Size ukuran jumbo sekitar 36-37 belum termasuk crown. Bunyi alarm kencang, tulisan di belakang masih utuh terbaca jelas. Akurasi dan power reserve bagus, strap kulit imitasi generik. Harga wajar silakan SMS 08111757626 Perlu saya sampaikan bahwa semakin hari tipe arloji alarm semakin kolektibel dan dicari kolektor. Jam-jam baru pun saat ini mulai kembali lagi menggunakan model alarm manual seperti ini karena memiliki nilai seni yang tinggi. Harganya pun lebih tinggi jika suatu arloji memliliki fungsi alarm manual ini.
Sabtu, 08 Agustus 2015
SOLD Omega Geneve Blue Dial Manual Winding cal 610
SOLD Omega Geneve mesin manual (putar) cal 610 warna dial biru langit, jarum dan indeks warna putih kapur, cantik sekali, bentuk kotak, harga hanya sudah termasuk biaya kirim, akurasi sangat baik. Tali kuliat hitam generik dengan jahitan benang putih di sisinya. Buckle Omega bawaannya. SMS 081281799145
Sabtu, 18 Juli 2015
Tak Kenal Maka Tak Sayang: Poljot (For Sale) SOLD
Tentu kita lebih kenal Omega dengan segala kehebatannya dibanding dengan Poljot. Padahal, Poljot juga digunakan dalam misi-misi luar angkasa khususnya proyek-proyek luar angkasa Uni Sovyet (USSR), termasuk yang melibatkan astronot terkemuka Yuri Gagarin. Poljot memiliki sejarah panjang. Ambisi USSR untuk memproduksi arloji secara besar-besaran dimulai tahun 1930 atas perintah Joseph Stalin. Pemerintah USSR membeli pabrik jam Amerika di New York, Ansoma dan Deuber-Hampden di Ohio pada tahun 1929. Seluruh peralatan dan mesin diboyong ke Moscow, ibukota USSR. Produk awal arloji USSR ini masih menggunakan movement dengan stempel "Deuber-Hampden". Pada tahun 1941 sempat pindah ke Zlatoust karena situasi perang tetapi kemudian kembali ke Moscow tahun 1943. Produk pabrik ini sempat menggunakan nama Pobeda pada tahun 1947. Pada tahun 1961 Yuri Gagarin memakai arloji buatan USSR ini dengan tipe Sturmanskie (artinya Navigator) yang sebenarnya tidak dirancang untuk misi luar angkasa melainkan untuk standar pilot internasional. Karena kesuksesan misi ini, merk "Poljot" mulai dipakai yang artinya "flight". Mesin chronograph buatan pabrik ini yang paling terkenal adalah caliber 3133 yang merupakan adaptasi dari mesin Swiss Valjoux 7734, tetapi dengan peningkatan kualitas dari 17 jewels ke 23 jewels dan vibrasi dari 18000 bph ke 21600 bph. Pada tahun 1991 Poljot meraih Golden Trophy for Quality.
Poljot yang saya tawarkan kali ini adalah Poljot dengan penampilan military yang cantik. Size besar 38mm (dengan crown 42mm), dial berwarna putih krem bersih, jarum lancip klasik, fungsi krono dan akurasi sangat baik, power reserve lama banget bisa 40 jam, mesin manual winding 23 jewels 216000 bph, Tali kulit generik tetapi buckle asli (ada simbil Poljot). Harga yang ditawarkan sangat rasional untuk arloji sebagus, semulus, dan bersejarah ini: SOLD silakan SMS 081281799145
Poljot yang saya tawarkan kali ini adalah Poljot dengan penampilan military yang cantik. Size besar 38mm (dengan crown 42mm), dial berwarna putih krem bersih, jarum lancip klasik, fungsi krono dan akurasi sangat baik, power reserve lama banget bisa 40 jam, mesin manual winding 23 jewels 216000 bph, Tali kulit generik tetapi buckle asli (ada simbil Poljot). Harga yang ditawarkan sangat rasional untuk arloji sebagus, semulus, dan bersejarah ini: SOLD silakan SMS 081281799145
Jumat, 03 Juli 2015
Omega oh Omega
Barangkali tidak banyak yang mengetahui bahwa pada mulanya Omega bukanlah nama yang dipilih sebagai merk jam, melainkan nama yang diberikan untuk mesin jam (movement). Memang Louis Brandt mulai membuka toko dan mengerjakan pembuatan jam pada tahun 1848 tetapi nama Omega belum digunakan. Nama Omega pada mulanya diberikan kepada mesin caliber 19 yang dibuat tahun 1894, sedangkan nama Omega baru digunakan pada jam mulai tahun 1903 atas saran Henri Rieckel. Sejak itu merk Omega mulai moncer sebagai salah satu merk arloji buatan Swiss paling terkemuka, bersaing keras dengan Rolex. Pada tahun 1917 Angkatan Udara Inggris memilih merk Omega untuk kesatuan kesatuannya, setahun kemudian Angkatan Darat USA juga memilih arloji Omega untuk digunakan sebagai arloji prajurit mereka. Sejak 1932 Omega menjadi arloji resmi Olimpiade Dunia. Omega juga menjadi arloji yang dipakai oleh James Bond sejak 1995, menggeser Rolex yang sebelumnya dikenal sebagai arloji James Bond terutama tipe Submariner. Tahun 1969 Omega Speedmaster Chronograph dipilih sebagai arloji NASA untuk penerbangan ke bulan. Masih banyak sederet prestasi Omega. Terlalu panjang untuk diurai disini. Penting untuk dicatat bahwa selama satu dekade dari tahun 1958 sampai 1969 Omega merupakan pabrik arloji yang paling banyak menghasilkan mesin dengan standar COSC Chronometer. Saking banyaknya produksi dan variasi Omega pada masa silam, sampai sekarang kita masih terkaget-kaget ketika menemukan Omega dengan desain desain yang unik, yang mungkin diproduksi terbatas atau malah tidak terdokumentasi. Sumbangan terbesar kejayaan Omega pada tahun-tahun tersebut adalah apalagi kalau bukan Mbak Connie alias Constellations. Pada masa itu orang orang kaya rasanya belum afdol kalau belum memakai Omega Constellations. Pada masa sekarang, kolektor arloji antik belum afdol kalau belum memiliki Omega Constellations.
Jumat, 26 Juni 2015
Fakta-Fakta tentang Omega Dynamic yang Jarang Diketahui
Ada kolektor arloji antik yang tidak begitu berminat pada Omega Dynamic, kebanyakan karena kurang sreg saja lihat tampangnya yang aneh. Barangkala fakta-fakta berikut ini dapat mengubah pandangan mereka. Omega Dynamic mulai diluncurkan tahun 1967 setelah Omega melakukan riset untuk menemukan bentuk arloji yang paling sesuai dengan anatomi tubuh manusia. Omega menyimpulan bahwa bentuk "elips" meruapakan bentuk yang paling cocok untuk lengan manusia baik pria maupun wanita. Dengan bantuan disainer terkemuka Raymond Thevanaz, Omega meluncurkan seri Dynamic. Konon, kata Dynamic berasal dari "Aero-Dynamic", namun mungkin juga karena tipe ini ditujukan pagi anak muda yang "modern" dan "dinamis" karena model Omega ini benar-benar menabrak "pakem" model arloji di tahun-tahun itu. Mengapa dikatakan menabrak? Karena Omega berani menampilkan bentuk yang tidak lazim, dial yang berwarna warni (konon ada 24 variasi warna) yang diklaim Omega sebagai dial yang paling mudah dibaca (readable), casing "monocoque" maksudnya terdiri dari satu bongkah (one-piece) baja yang ditata sehingga tidak membutuhkan tutup belakang. Casing seperti ini diklaim tahan air sampai 100 feet, kenop yang dibuat segaris dengan tepian casing (tidak nongol) sehingga mencegah kerusakan kenop saat terjadi benturan yang tidak disengaja (kenop lebih awet), Khusus untuk casing ini, Omega bekerjasama dengan perusahaan Itali Lascor Case factory untuk membuatnya. Benar-benar serius! Sampai tahun 1969, Omega Dynamic mendapat award Biannual Swiss Industrial Design Competition mengalahkan 250 peserta!Tahun 1970, Omega Dynamic merupakan produk paling laris Omega.
Dynamic generasi pertama menggunakan mesin caliber 3 digit, dari 560 sampai 752 (terakhir) sebelum pada tahun 1970 menggunakan mesin generasi terbaru dengan 4 digit (1010, 1012 dll). Kharisma Omega Dynamic mulai meredup sejak menggunakan mesin generasi kedua ini. Apalagi sejak Omega memperkenalkan De Ville Dynamic (generasi pertama menggunakan product line Geneve Dynamic) dengan tampilan yang lebih minimalis sehingga tidak menarik lagi. Sampai 1987 Omega masih mencoba-coba menghidupkan Dynamic tetapi tidak lagi dapat sejajar dengan Dynamic generasi awal. Oleh karena itu Dynamic generasi awal termasuk collectible.
Saya tawarkan salah satu kolekasi saya, Dynamic generasi awal tetapi periode akhir (1969) dengan mesin cal 752 dan model ST 166.0079. Casingnya dilapisi emas 14k (gold top) lebih valuable dibanding yang full stainless steel. Rantai orisinil dan full stainless steel. Dynamic dengan mesin 752 dinilai lebih sedikit populasinya karena hanya diporduksi sekitar 2 tahun saja. Cara memindahkan hari dan tanggal dengan cara manual diputar 24 jam, hari dan tanggal akan berpindah, sedangkan untuk mecocokkan tanggal dengan cara "kipas" yaitu setelah pindah hari dan tanggal kemudian balik jarum menit ke belakang sampai ke angka 10 kemudian putar lagi melewati angka 12 maka tanggal akan meloncat ke angka berikutnya. Atau dapat pula dengan manarik kenop dua kali dan menekan ke dalam sekali (sistem pompa) maka tanggal akan berpindah. Tapi sistem pompa ini tidak dianjurkan untuk sering sering dipakai karena kawat yang ada di movement akan gampang putus. Saya senang perpindahan tanggal sistem kipas karena dapat membunuh waktu jika sedang menunggu sesuatu, main-main jam daripada main-main smartphone. Dynamic dengan kondisi mulus ini saya tawarkan di harga . Silakan sms di 0812 817 99 145, ini nomor baru, nomor lain tidak digunakan lagi.
Dynamic generasi pertama menggunakan mesin caliber 3 digit, dari 560 sampai 752 (terakhir) sebelum pada tahun 1970 menggunakan mesin generasi terbaru dengan 4 digit (1010, 1012 dll). Kharisma Omega Dynamic mulai meredup sejak menggunakan mesin generasi kedua ini. Apalagi sejak Omega memperkenalkan De Ville Dynamic (generasi pertama menggunakan product line Geneve Dynamic) dengan tampilan yang lebih minimalis sehingga tidak menarik lagi. Sampai 1987 Omega masih mencoba-coba menghidupkan Dynamic tetapi tidak lagi dapat sejajar dengan Dynamic generasi awal. Oleh karena itu Dynamic generasi awal termasuk collectible.
Saya tawarkan salah satu kolekasi saya, Dynamic generasi awal tetapi periode akhir (1969) dengan mesin cal 752 dan model ST 166.0079. Casingnya dilapisi emas 14k (gold top) lebih valuable dibanding yang full stainless steel. Rantai orisinil dan full stainless steel. Dynamic dengan mesin 752 dinilai lebih sedikit populasinya karena hanya diporduksi sekitar 2 tahun saja. Cara memindahkan hari dan tanggal dengan cara manual diputar 24 jam, hari dan tanggal akan berpindah, sedangkan untuk mecocokkan tanggal dengan cara "kipas" yaitu setelah pindah hari dan tanggal kemudian balik jarum menit ke belakang sampai ke angka 10 kemudian putar lagi melewati angka 12 maka tanggal akan meloncat ke angka berikutnya. Atau dapat pula dengan manarik kenop dua kali dan menekan ke dalam sekali (sistem pompa) maka tanggal akan berpindah. Tapi sistem pompa ini tidak dianjurkan untuk sering sering dipakai karena kawat yang ada di movement akan gampang putus. Saya senang perpindahan tanggal sistem kipas karena dapat membunuh waktu jika sedang menunggu sesuatu, main-main jam daripada main-main smartphone. Dynamic dengan kondisi mulus ini saya tawarkan di harga . Silakan sms di 0812 817 99 145, ini nomor baru, nomor lain tidak digunakan lagi.
Langganan:
Postingan (Atom)


