Sabtu, 18 April 2015

For Sale Luxor Alarm Unique Wallet Watch Manual Winding

Langka. Jam dompet tahun 50an merk Luxor alarm worldtimer. Tampaknya pada masa itu dipakai oleh traveler keliling dunia dengan tambahan fungsi alarm (bel). Terdapat dua kenop, yang satu untuk memutar per (manual winding) dan mencocokkan waktu. Kenop satu lagi untuk memutar per alarm dan memutar jarum penyetel waktu alarm berbunyi. Di sekitar bezel terdapat nama-nama negara di dunia. Semua fungsi masih berjalan baik dan akurat. Bunyi bel kencang, cukup untuk membangunkan seseorang. Dimensi jam ini besar yaitu 55mm, beratnya lumayan. Cover luar dari kulit (atau kulit sintetis?) warna hitam bisa dilipat lipat seperti dompet untuk disimpan di kantong atau di dalam tas. Cocok untuk mereka yang mencari jam-jam unik selain jam tangan.  Harga penawaran 2.5 juta (tawar aja sampai jadi) silakan SMS 0817 195 666 atau 08111 757626







Sabtu, 11 April 2015

For sale: Omega Seamaster Automatic cal 1022 SOLD

Omega Seamaster mesin automatic caliber 1022, ca. 1970an, casing gold plated, sangat mulus  Rantai utuh panjang, index batang black onyx, fungsi calender dan hari semua berjalan normal. Biasanya Omega tipe ini berbentuk agak kotak tetapi yang ini bulat. Jarang ada kondisi mulus seperti ini. Silakan SMS ke 0817 195 666 atau 08111 75 76 26 SOLD



Senin, 06 April 2015

For Sale Seiko Pilot Automatic SOLD

Seiko tipe pilot, model baru, jarang pakai, tipe SRP577K1 termasuk tipe yang jarang, mesin caliber 4R35, masih komplit semua, termasuk box kayu, kardus, tali kulit, size besar (42mm), jarum detik berbentuk sayap pesawat. Harga 3jt bonus Omega De Ville Quartz 1970an gold plated (kenop hilang tetapi as kenop masih ada jadi masih bisa difungsikan secara normal). SMS 0817195666




Senin, 30 Maret 2015

For Sale: Zenith Automatic Cal 2552 PC SOLD

Jarang lihat Zenith antik. Ini keluaran tahun 1969, mesin automatic cal 2552 PC katanya hanya diproduksi 1500 biji saja dan termasuk mesin automatic unggulan Zenith. Casing gold-filled 20 micron, size besar 39mm, kalender ada di antara angka 4 dan 5. Minusnya adalah: kayaknya crown nya sudah gantian yang generik, karenanya waktu nyocokin waktu nya agak nge-los muternya tapi tetap berfungsi. Index balok onyx.  SMS ke 0817 195 666


Minggu, 29 Maret 2015

For Sale: Tissot Chronograph Diver Quartz SOLD

Tissot Chronograph Diver mesin baterai (quartz), kondisi utuh, dial berwarna hitam muda (agak abu abu), dial unik dan jarang. Bezel berfungsi normal, kalender di angka 4, rantai utuh panjang (masih ada sambungan rantai terpisah), tutup belakang masih ada segel plastiknya,  big size (sekitar 41-42). Bonus satu Tissot PR 50 blue dial utuh. SMS 0817 195 666. Kesempatan terbatas. SOLD


Sabtu, 14 Februari 2015

Jam Baterai Vs Jam Mekanik

Mereka yang lebih suka memakai jam baterai terheran heran pada mereka yang lebih suka jam mekanik (baik otomatis maupun manual). Bagi penggemar jam baterai, jam mekanik itu tidak praktis. Disimpan beberapa hari tidak bisa langsung dipakai. harus disetel lagi, diputar lagi supaya jalan. Jam baterai lebih praktis, tinggal langsung pakai. Jam baterai tidak membutuhkan perawatan yang rumit, paling ganti baterai setiap dua tahun sekali atau paling berat ganti IC. Sedangkan jam mekanik lebih rumit perawatannya. Jam mekanik mengandalkan "gesekan" dan itu harus selalu dijaga supaya cukup pelumasan dan cukup kebersihan (tidak kena debu). Idealnya setiap dua tahun sekali harus diservis. Perbaikan lebih sulit jika ada kerusakan. Dan harga jam mekanik juga lebih tinggi. Bagi penggemar jam mekanik, jam baterai itu kurang nilai seninya. Gak menarik. Dan gak ada "ritual" untuk mencocokkan, memutar mutar, dsb. Justru segala kerepotan itulah seninya.

Jumat, 23 Januari 2015

Jam Baru Vs Jam Antik

Sedikit membahas lagi soal jam antik (vintage) dan jam baru. Saya banyak bertemu orang yang lebih suka jam baru daripada jam antik (disebut juga jam vintage). Alasan mereka, jam antik "overprice" alias kemahalan, atau juga "overvalue" alias value sesungguhnya di bawah value dalam benak kolektor (subyektif). Jadi faktor subyektifitas besar sekali, padahal nilai sesungguhnya tidak demikian tinggi. Kedua, sesungguhnya banyak jam antik itu rongsokan. Mengapa demikian? Karena namanya jam antik mekanik (baik otomasis maupun putar) pasti sudah menjalani rentang waktu sekian lama, dan pasti ada bagian-bagian yang telah aus atau bahkan rusak. Sulit untuk mengetahui apakah semua part di dalam jam itu masih benar-benar aslinya atau sudah diganti. Ini ada benarnya juga, karena saya pernah melihat sendiri Rolex Submarine 5513 diganti per nya dengan per punya jam lain, memang jalan sih jalan tapi tidak bisa akurat 100 persen seperti jika diganti dengan part aslinya. Itulah sebabnya mengapa jika kita menservis jam di tempat servis resmi biasanya part-part penting diganti baru total semua (karena itu biaya servisnya sangat mahal), karena sesungguhnya part-part itu pasti telah mengalami ke-aus-an dan tidak mungkin hanya dikasih oli atau hanya dibersihkan saja. Part yang telah aus ibaratnya bagai bom waktu, tinggal nunggu waktu untuk rusak total. Ini berlaku untuk semua arloji mekanik, yang mahal atau yang murah sama saja. Saya pernah naksir Omega di sebuah international trusted seller. Ketika saya email tanya harganya kok mahal sekali, taksiran saya 1,000 dolar ternyata harganya 5,000 dolar. Saya tanya kenapa semahal itu, di Indonesia gak semahal itu. Dia jawab dia menghabiskan 3,000 dolar untuk menservisnya di Swiss. Jam itu dijamin tokcer, tinggal pakai dan sudah utuh kembali seperti baru dibuat (dalam arti daya tahan dan kualitasnya sudah dijamin seperti baru). Terus saya tanya lagi, emang ada yang mau beli tuh harga segitu? Dia bilang, ada. Langganan dia lebih menyukai beli mahal tetapi benar-benar sudah tokcer tinggal pakai dan dijamin umurnya masih akan berpuluh-puluh tahun lagi karena baru diservis total. Setiap jam yang saya jual sudah melalui proses seleksi yang panjang, dari soal keaslian sampai ke-tokcer-an, makanya harganya mahal-mahal. Saya bilang, wah kalau di negara saya maunya murah tapi tokcer. Ya itu lah negara anda, katanya.  (maaf kalimat terakhir itu karangan saya).

Kembali ke pendapat mereka yang anti jam antik, mereka tanya mengapa mengeluarkan puluhan juta untuk rongsokan? Saya bilang, gak pentinglah antik apa bukan, yang penting seneng. Wong di Indonesia saja ada blog-blog yang nulisnya "jam antik", "jam kuno", dsb isinya campur aduk kok. Ya itu lah negara anda (maaf kalimat terakhir itu karangan saya)